Berburu Tiket Kereta Api Buat Mudik

Ini adalah dilema tiap tahunan ketika mudik. Kenapa? karena bingung mau pulang naik apa. Saat pilihan transportasi mudik makin banyak, saya malah semakin bingung. Bingung “bayar” tiketnya, karena udah ada anak satu, hahaha.

Pilihan pertama, tentunya naik pesawat. Karena lebih cepat dan efektif. Gak perlu lama, dan macet-macetan horor lewatin brexit. Kekurangannya, harganya itu lho, mahal bangets! Apalagi musim mudik, harganya makin gak masuk akal.

Terakhir lihat di traveloka dan tiket.com, harga sekali jalan paling murah 900 ribuan buat satu orang. Gile lu ndro! biasanya cuma 300 ribuan tiket Jakarta-Jogja.

Pilihan kedua, saya mau coba bawa mobil sendiri. Tapi sepanjang pengalaman saya mudik, ketahanan saya dalam menyetir hanya bisa tembus maksimum 8 jam. Lebih dari itu, sudah harus melipir buat gantian nyetir. Biasanya digantiin bokap, atau adik saya.

Nah, kalo cuma saya bertiga (istri dan anak), siapa yang mau gantiin saya nyetir? yang ada mlipir-mlipir mulu gak sampe-sampe. Belom lagi kalo macet, bisa “berkonde” ini betis.

Pilihan ketiga, adalah yang saya kira masuk akal, yaitu naik kereta api. Sebelum booking tiket, saya sempet ngobrol dulu sama istri, buat gimana nanti cara handle si gingbul. Karena bocah yang satu ini gak bisa diem. Stamina dia ibarat pake batu batre alkaline super, gak ada capeknya.

Sabar, dan always klik refresh

Ya! itulah moto saya ketika booking tiket mudik kereta api via website KAI. Saya agak menyesal karena gak jauh-jauh hari untuk coba booking tiket. Akibatnya, tanggal yang saya inginkan sudah hampir penuh semua. Tersisa hanya tinggal harga yang sekitar 600 ribuan.

Saya mengincar hari kedua lebaran 2017 nanti, yaitu tanggal 26 Juni. Saya coba sabar, dan terus klik refresh selama seharian. Berharap ada yang membatalkan booking-an.

Tapi usaha saya tidak juga membuahkan hasil. Tampilan page booking itu, tidak berubah. Tidak ada tanda-tanda bisa dipesan.

Coba diskusi kembali dengan orang tua, dan akhirnya saya putuskan untuk pulang hari ketiga, yaitu tanggal 27 Juni 2017.

bukti-bayar-booking-tiket-kereta-apiSyukurlah, masih ada kursi kosong di tanggal itu. Kebetulan kereta yang tersedia adalah Argo Dwipangga Fakultatif. Entah apa maksudnya fakultatif, apakah kereta tambahan?

Jam keberangkatan saya rasa cocok banget, sekitar jam 10 pagi. Jadi si gingbul bisa liat-liat pemandangan. Mudah-mudahan bisa jadi pengalaman berkesan buat dia.

Sebelumnya belum pernah naik Argo Dwipangga. Norak banget ya saya…Jadi penasaran juga, kayak apa rasanya naik kereta kelas “Eksekutif” ke Solo.

featured image by: flicker maulana_bb206

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s