Nasi Goreng Babat Semarang di Eat and Eat Gandaria City

Siapa yang gak suka nasi goreng? Mustahil orang Indonesia gak suka makanan yg mendunia ini. Barrack Obama aja kalo ditanya makanan favorit, jawabannya “Nasi Goreng!”. Di Indonesia, sangat banyak varian nasi goreng. Salah satunya Nasi Goreng Babat Semarang.

Sebagai pecinta kuliner, saya merasa gagal. Karena baru denger makanan ini. *tepok jidat

Nasi goreng babat yg terkenal katanya ada di Semarang. Setelah beberapa kali googling, ketemulah info tentang nasi goreng babat gongso Pak Karmin, yang letaknya di Jl. Pemuda kota Semarang.

Tapi kali ini, saya bukan mau nulis nasi goreng babat Pak Karmin. Melainkan nasi goreng babat Semarang yang ada di Jakarta.

Nasi_Goreng_Babat_Semarang_Eat_And_Eat_gandariaKetika saya “ngemall” ke Gandaria City, ada yang jual Nasi Goreng Babat Semarang. Letaknya di foodcourt Eat and Eat. Dari sekian banyak jajanan di Eat and Eat, saya penasaran sama nasi goreng babat Semarang ini.

Pertama, karena pada saat itu antriannya cukup panjang. Sehingga “ke-kepo-an” saya meningkat dan pengen tau banget makanan apa itu.

Kedua, penasaran aja sama rasanya. Biasanya saya makan babat hanya pada masakan gulai atau prasmanan aja. Kalo nasi goreng yang ada babatnya, belum pernah nyobain.

Nasi_Goreng_Babat_Semarang_Eat_And_Eat-4
Banyak menu lain yang bikin “ngeces”

Mereka gak cuma jualan nasi goreng babat aja. Masih banyak varian lainnya. Karena nasi goreng babat Semarang jadi menu utama mereka, jadilah, saya order menu itu. Gak apa-apa antri lama, daripada penasaran, ya kan?

Penyajian nasi goreng babat semarang yang unik

Nasi_Goreng_Babat_Semarang_Eat_And_Eat
Babatnya legit dengan nuansa rasa manis

Gak tau apakah yang di Semarang sana, seperti ini penyajiannya. Tapi yang saya order di Eat and Eat Gandaria, penyajiannya menggunakan semacam wajan kecil. Cukup unik sih. Tapi, apapun bentuk unik penyajiannya, rasa adalah yang paling penting.

Sewajan, cukup untuk sendiri

Nasi_Goreng_Babat_Semarang_Eat_And_Eat-9Ya! jangan dibayangin wajan yang buat masak. Wajannya kecil, kira-kira seukuran piring lahh. Porsinya saya rasa pas banget. Gak dikit, gak juga kebanyakan.

Potongan-potongan babatnya banyak. Komposisinya juga sederhana, ada krupuk, nasi goreng dan potongan babat di atasnya.

Soal rasa, nasi gorengnya enak. Babatnya juga lembut. Bumbu di potongan babatnya ini cukup membuat lidah “bergoyang” *halah

Babatnya gak terlalu pedas, lebih ke arah manis sih. Tapi yang agak kurang, potongan babatnya masih agak sedikit bau. Tapi masih ditolerir lah. Buktinya, gak pake lama, satu porsi nasi goreng babat semarang ini langsung bersih. Bersih hingga tidak ada noda sedikitpun di wajannya. *ehh

Nasi_Goreng_Babat_Semarang_Eat_And_Eat-5
Daftar harganya, silahkan pilih sesuai kondisi dompet

Untuk soal harga, saya rasa masih terjangkau bagi warga Jakarta. Tapi kalo buat orang Semarang asli, mungkin mending mudik dan langsung “cuss” ke warung nasi goreng babat Pak Karmin. *ngunyah struk

Eat and Eat, konsep foodcout dengan jajanan lokal masuk mall

Nasi_Goreng_Babat_Semarang_Eat_And_Eat-2Di sini, kalo mau jajan harus deposit dulu. Jadi bayarnya pake kartu gitu. Bisa di refund kalo masih ada sisa.

Jajanannya juga cukup variatif. Dari yang model gerobak, sampe yang kelas premium. Jajanan lokal yang sempet saya lihat kayak ketoprak, tahu tek, gado-gado, cendol dan lain-lain. Duh, kalo inget-inget lagi, jadi pengen nyobain semuanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s