Santap Siang di RM Padang Pagi Sore Cipete

Rumah makan ini sudah banyak cabangnya. Ada yang di Cipete, Rawamangun, Cempaka Putih dan Kalimalang. Rumah makan Pagi Sore mengklaim dirinya sebagai “Jagonya Rendang”. Uniknya, walaupun menyajikan hidangan masakan Padang, RM Pagi Sore ini bukan asli Padang, melainkan dari Palembang.

Walaupun katanya dari Palembang, masakan di RM Pagi Sore gak kalah sedapnya dengan restoran Padang yang sudah biasa kita kenal.

Setelah mencoba untuk pertama kalinya, sensasi makan di RM Pagi Sore masih membekas. Baik sensasi yang menyenangkan, ataupun yang menyebalkan. Okey, mungkin bisa saya mulai dulu dari yang menyebalkan.

Antrian Panjang RM Pagi Sore Saat Liburan

RM-PAGI-SORE-PADANG-ANTRICeritanya, istri abis naik gaji. Mau syukuran dan traktir saya. Yasudah, bergegaslah ke RM Pagi Sore Cipete. Setiap lewat Cipete, selalu penasaran sama tempat ini, dan baru sekarang kesampain melipir ke sini.

Kami bekunjung ke tempat ini bertepatan dengan libur Nyepi. Ketika di Bali sepi karena lagi “Nyepi”, RM Pagi Sore malah penuh sesak oleh “orang kelaparan” yang dengan sabar mengantri di depan pintu masuk.

Jujur, baru kali ini makan nasi padang pake acara waiting list segala. Nyebelin, udah tempatnya jauh, perut udah “tak dung cess”, eh pas udah sampe TKP, harus ngantri segala.

Dalam hati, saya keheranan, “Kok bisa ya orang-orang ini mau ngantri demi nasi padang? Emangnya ini tempat enak banget ya?” Sambil mengerenyitkan dahi dan tampang sinis.

Pesimis karena gak akan dapet tempat, akhirnya saya nawarin ke istri untuk makan di restoran lain. “Mau makan di tempat lain gak? Kayaknya tadi ada RM Padang Sederhana”

“Ngantrinya lama? Berapa orang lagi?”, tanya istri saya.

Hmm, sepertinya emang udah ngebet makan di sini. Nalurinya langsung keluar. Karena tempat makan yang ramai, kemungkinan rasanya enak.

Akhirnya saya langsung mesen tempat. Ada mbak-mbak pelayan yang stand di depan, khusus mencatat nama buat yang mau waiting list.

“Berapa orang lagi mbak?”, “Sekitar empat orang lagi mas”, “Oke, masukin nama saya ya mbak, makasih”

Kira-kira begitu percakapan saya dengan si mbak pencatat waiting list. Lalu tanpa sadar, saya bergabung dalam satu barisan bersama kerumunan antrian yang sebelumnya saya keheranan. Duhhh!

Walau Ramai dan Penuh, Pelayanan RM Pagi Sore di Cipete Tetap Oke

RM-PAGI-SORE-CIPETE-penuh-sfwBanyak saya temui, kalo tempat makan yang makin populer dan ramai, kualitas makin menurun. Baik dari segi rasa ataupun pelayanannya.

Tapi, siang itu di RM Pagi Sore daerah Cipete, saya tidak melihat itu. Semuanya tetap sigap dan ramah melayani pelanggan.

Mas-mas yang membawa piring lauk bertumpuk, tetap gesit berjalan diantara kerumunan pelanggan. Mbak-mbak pelayan, tetap tersenyum walaupun mungkin gerah dan “sesak” karena pakai setelan kebaya dan kerudung.

Sekitar 45 menit menunggu, akhirnya kami dapat tempat duduk. Tak lama, hidangan pun datang.

Hidangan Masakan Padang Dengan Kualitas Rasa Premium

RM-PAGI-SORE-CIPETE-3-SFW
Nikmat padang mana yang kau dustakan?

Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Rela antri mengular, demi mengobati lapar. Tak mau lupa dengan momen ini, saya bergegas poto-poto. Sedangkan istri dan mertua, sudah lebih dulu menyantap hidangan.

Karena sudah ada buah hati, anak otomatis menjadi seseorang yang harus didahulukan. Si Gingbul anak saya, mencoba Ayam Pop untuk pertama kalinya. Sepertinya dia doyan, walaupun makan secara perlahan.

Ayam Pop RM PAGI SORE yang Rasanya Beneran Top

RM-PAGI-SORE-CIPETE-9-AYAM-POP-PADANG
Ayam pop dengan bumbu yang sangat meresap dan daging yang lembut

Sambil nyuapin si gingbul, saya coba nyicip sedikit cuilan ayam pop RM Pagi Sore ini. Rasanya beneran enak, gurih dan daging ayamnya yang lembut. Saya coba “cocol” dengan sausnya, hmmm rasanya makin menjadi-jadi.

Sangking ketagihannya, kami habiskan hingga 4 potong ayam pop. Si gingbul abis 2 ekor sendiri. Hmm… tau aja kamu makanan enak Nakkkk!

Untuk sementara ini, Ayam Pop di RM Pagi Sore adalah yang tergurih yang pernah saya makan.

Rendangnya yang cukup nendang

RM-PAGI-SORE-CIPETE-RENDANG-LAMAK-BANA-5-SFW
Bumbu rendang yang tidak terlalu pedas, tapi cenderung manis

Apalagi menu yang ditunggu-tunggu selain daging rendang. Dari tampilannya saja sudah membuat pikiran ini gak fokus. Bawaannya mau langsung ngabisin tuh rendang sampai ke kuah-kuahnya.

Rendang di RM Pagi Sore sudah pasti dimasak cukup lama. Dari tampilan luarnya, terlihat agak coklat kehitaman. Rendang jenis ini disebut dengan rendang “Lamak Bana”

Rasanya, sudah tidak diragukan lagi . Pagi pecinta nasi padang, rendang di RM Pagi Sore ini sangat wajib untuk kalian cobain.

Kepala Kakap Ikan RM PAGI SORE yang Istimewa

RM-PAGI-SORE-CIPETE-PADANG-KEPALA-KAKAP
Kepala Kakap Ikan dengan kuah yang sangat “creamy”

Saya bukan penggemar masakan ikan. Bisa dibilang, agak jarang kulineran ikan. Tapi kali ini agak berbeda. Saya mencoba kepala kakap ikan yang ada di RM Pagi Sore.

Awalnya, kepala kakap ikan gak disediain di meja saya. Ketika ada mas-mas pelayan lewat dengan membawa semangkok kuah kuning dan daun kemangi di atasnya, saya penasaran.

RM-PAGI-SORE-CIPETE-KEPALA_KAKAP-IKAN“Mas itu apa?”, tanya saya. “Oh ini kepala kakap mas, mau?”, “Oke boleh mas”, jawab saya. Kemudian dihidangkanlah kepala kakap ikan yang menurut saya cukup istimewa.

Kepala kakap ikan di RM Pagi Sore ini sangat menggugah selera saya. Baru kali ini saya menikmati ikan senikmat ini. Padahal saya bukan penggemar kuliner ikan. Soalnya, kadang gak suka sama bau amisnya ikan.

Sruput demi sruput saya coba kuahnya, beneran “creamy” banget. Entah apa isinya, berasa kayak ada kejunya gitu lah. Apalagi ditambah ada nanasnya, wuhhh! beneran sedap banget.

Dari semua menu yang dihidangkan, kepala kakap ikan ini jadi favorit saya untuk sementara ini. hehehe.

RM-PAGI-SORE-CIPETE-menu-hidanganUntuk menu lainnya, hampir mirip dengan rumah padang lainnya, seperti ayam bakar, ayam goreng, daun singkong, sambal udang, dan lain sebagainya.

Oh iya, selain rendang, menu favorit dan yang paling terkenal di RM Pagi sore adalah Sayur Ubi Tumbuk. Pas saya coba, tadinya saya kira daun singkong dengan kuah gitu. Tapi pas baca di struk, ada tulisan sayur ubi tumbuk.

Kayaknya sayur itu jarang ada di RM Padang lain. Kalo gak salah loh ya, hehe. Rasanya enak banget, kuah nya gurih dan daunnya itu kecil-kecil. Mungkin karena di tumbuk ya. Sayangnya, saya lupa poto sayur ubi tumbuk ini, duh!

Setelah kenyang dan bayar, kami keluar dari restoran ini. Namun sepertinya ada yang kelupaan. Istri saya langsung celetuk “Wah ada gerobak sate padangnya, kok lupa gak pesen ya?”

Yassalam, masih aja tuh mata jelalatan liat makanan. Jadi penasaran juga sih, next time mungkin mau coba sate padangnya. Hehehe.

Untuk harga, RM Pagi Sore di Cipete ini terbilang premium. Tapi sangat sebanding dengan rasa yang ditawarkan. Tips makan di sini, coba untuk berhemat di minuman, dan sambel ijonya. Karena sambel semangkok kecil itu dibandrol seharga Rp. 11.000.

Sedangkan minuman, rata-rata di atas 20 ribuan. Atau kalo mau lebih hemat lagi, bisa dibungkus aja. Bisa juga order pake Go-Jek atau Grab. Karena sepertinya, di antrian tadi banyak juga orang yang order online.

RM-PAGI-SORE-CIPETE-ALAMAT
Parkiran yang cukup padet kalo pas liburan

Tapi kalo kalian mau cobain langsung makan di restorannya, akan lebih oke menurut saya. Bisa “cusss” langsung ke alamat Jl. Cipete Raya No.2, Cilandak Jakarta Selatan. Kalo gak mau antri, enaknya jangan pas weekend. Kalo gak, kalian bakalan senasib seperti apa yang saya alami di atas tadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s