Menyantap Sate Kambing di Warung Sate Shinta Puncak

Hari sudah malam, saatnya untuk mengisi perut dengan makanan yang bergizi. Seketika itu saya bergumam dalam hati “kayakanya enak nih makan sate kambing di puncak malem-malem” Saat bermalam di Novus Hotel Giri Puncak, kami sama sekali tidak ada persiapan mau makan malam pakai apa.  Ketika itu, istri lagi ngidam mau makan Mekdi (McDonald). Tapi sayangnya di sekitar puncak gak ada. Paling banter cuma ada KFC.

Setelah nyoba googling untuk tau ada kuliner apa aja di sekitar puncak, ketemulah bebeberapa pilihan.

Istri awalnya ragu buat makan sate. Tapi bosen makan yang serba sayur dan lalapan. Akhirnya, saya putuskan untuk menuju ke warung sate Shinta. Kebetulan lokasinya tidak terlalu jauh dari Novus Giri Hotel.

Biasanya, kalo masalah sate di sekitar puncak, saya biasa makan di Warung Sate H. Kadir Puncak. Warung ini bisa ditemui di sepanjang jalan raya puncak. Karena gerainya cukup banyak, kalo gak salah udah lebih dari 6 warung.

Setelah sekitar 30 menit, dengan menggunakan waze akhirnya kami sampai di Warung Sate Shinta Puncak.

Warung sate ini banyak cabangnya. Kebetulan warung yang saya datangi beralamat di Jl. Raya Cipanas No. 20

Patokannya, kalo dari arah puncak pas, kemudian udah melewati pasar Cipanas, lurus terus, dan akan ketemu plang gede bertuliskan Warung Sate Shinta di sebelah kiri jalan.

Ragam Menu Warung Sate Shinta yang Tidak Cuma Sate

Salah satu trik marketing dan tips usaha adalah dengan cara diversifikasi produk. Warung Sate Shinta, walaupun prouduk utamanya adalah sate, tetapi mereka mencoba menjual beragam variasi sate dan produk makanan lainnya.

warung-sate-shinta-puncak-6
Plang gede warung sate Shinta

Tidak hanya sate kambing, tetapi ada juga jenis sate lainnya seperti sate kelinci, sate has sapi, sate ginjal (ini maksdunya ginjal kambing kali yak), sate torpedo, dan lain sebagainya.  Selain sate, warung ini juga menjual beragam jenis sop dan gulai.

Sesampai di lokasi, perut yang lapar ini membuat otak menjadi kalap untuk langsung memesan.

Tapi untuk kali ini, kami mau coba-coba dulu. Takutnya kalo sudah pesen banyak nanti rasanya gak enak.

Kami memilih untuk memesan satu porsi sate kambing tanpa lemak, yang artinya tiap satu tusuk bersisi daging semua. Lalu kami juga mau coba sop sapinya. Itung-itung buat makan si gingbul juga.

Rasa sate yang berbumbu dan tidak bau

warung-sate-shinta-puncak-2
Sate kambing daging dengan bumbu kecap dan kacang

Sekitar 15 menit menunggu, pesanan kami tiba. Sate kambing dan sop sapi. Ditemani longtong dan nasi. Sate kambing disuguhkan dengan dua macap jenis bumbu, yaitu bumbu kecap dan bumbu kacang.

Mungkin Ini adalah salah satu default mereka untuk cara menyuguhkannya. Karena biasanya kan ditanya dulu, mau bumbu kecap atau bumbu kacang. Tapi di warung ini langsung disuguhkan keduanya.

warung-sate-shinta-puncak-5
Daftar menu dan harga warung sate Shinta Puncak

Salah satu jebakan dalam memilih sate kambing adalah, baunya yang masih menyengat. Tapi untungnya, sate kambing di Warung Sate Shinta ini tidak berbau amis. Ini menjadi poin penting bagi kami. Karena makin menambah selera makan.

warung-sate-shinta-puncak-1
Satu porsi sate kambing shinta berisi sepuluh tusuk

Pertama, saya coba satu tusuk tanpa dicolek dulu ke bumbu kacang ataupun bumbu kecap. Rasanya sungguh maknyusss. Satenya udah enak, dan kayak ada bumbu mericanya gitu. Pas dicolek dengan bumbu kecap, makin menjadi-jadi rasanya.

Sop dengan daging sapi yang lembut

warung-sate-shinta-puncak-4
Sop daging sapi yang sangat gurih menggoyang lidah

Beranjak ke menu selanjutnya, saya coba sop daging sapi. Kuahnya benar-benar berasa banget. Dagingnya lembut dan isinya cukup banyak

Gingbul adalah salah satu yang ketagihan dengan sop ini. Walaupun masih belum boleh sruput kuahnya, hampir setengah porsi daging dia yang ngabisin. Huhhhh…

Karena sangat enak, kami sampai nambah satu porsi sop daging lagi. Lagian, mumpung si gingbul lagi doyan makan. Karena sebelumnya, dia bener-bener gak mau makan makanan bekelnya. Ckckckc..

Cuaca dingin di puncak malam hari, makin membuat menu ini semakin klop. Kuah hangat yang gurih, kami sruput sampai habis. Hahaha..

Setelah kalap menyantap sate kambing dan sop, akhirnya kami beranjak pulang dan kembali melanjutkan malam kami di hotel Novus Giri. Perjalanan malam yang sepi, perut kenyang membuat kami tidak sabar untuk kembali rebahan di kasur hotel yang nyaman.

Tempatnya yang luas, dan menu makanan yang sangat enak, kami sangat merekomendasikan Warung Sate Shinta ini bagi anda penggemar sate atau mungkin bagi Anda yang terjebak macek dan kelaparan di daerah Puncak.

 

Advertisements

5 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s