Catatan Mudik 2015 #3 – Menikmati Sunset Candi Ijo Sleman

Gila! udah mau lebaran 2016 tapi postingan mudik 2015 belum kelar? Yaah maklumin aja ya, saya ini memang “penunda” luar biasa. hahaha. Tapi gapapa lah ya. Kalo kata pepatah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali (alasan).

Di akhir penghujung perjalanan mudik 2015 bersama istri, kegiatan lain selain silaturahmi adalah jalan-jalan. Diantaranya main ke Pantai Sadranan dan Candi Ijo Sleman Yogyakarta.

Dari awal, niat mau cari tempat-tempat yang “anti mainstream” di sekitaran Yogya-Solo. Terus adik saya yang sering nge-bolang pas jaman kuliah menyarankan untuk ke Candi Ijo.

Belum pernah denger sebelumnya tentang Candi Ijo. Dari namanya, langsung kebayang Candi yang berwarna hijau. Tapi apakah mungkin? Kayaknya gak pernah lihat Candi di Indonesia warna hijau.

“Dari sini (Klaten) gak jauh mas, paling cuma 1 jam pake motor” sahut adik saya. Pertanyaan berikutnya adalah apakah bisa pake mobil? Adik saya kemudian menjawab mending pake motor, kalo pake mobil jalanannya jelek dan sempit.

Okelah kalo begitu. Rencana mau berangkat berempat. Saya, istri dan kedua adik saya. Tapi pas hari H, kedua adik saya malah molor. Tidur nyenyak dan susah dibangunin. Kayaknya kecapean muter halal bi halal.

Yo weslah, akhirnya saya berangkat berdua saja dengan istri . Pinjem motor pakde buat transportasi ke sana. Untungnya dikasih motor laki Megapro.

Soalnya di situ ada motor nganggur yang rem-nya rada blog. Awalnya mau pake motor itu, karena gak enak mau pake motor yang bagus.

Tapi untungnya mereka paham, karena perjalanannya jauh akhirnya mereka memberikan motor kesayangan pakde buat berangkat.

Lokasi Candi Ijo Sleman Yogyakarta

Lokasinya sih gampang ditempuh. Kalo dari arah Solo, setelah candi Prambanan ada pertigaan lampu merah lalu, belok kiri. Ikuti aja jalurnya via Jl. Raya Piyungan yang mau ke arah Ratu Boko.

lokasi-candi-ijo-sleman-yogyakarta
Lokasi Candi Ijo ditempuh sekitar 25 menit dari Prambanan

Jalurnya nanjak banget plus aspal yang bolong di sana sini. Untung gak jadi pake motor yang rem depannya blong, alamat bisa nyungsep ke semak-semak nanti.

jalur-candi-ijo-nanjak-naik-turun
Jalur naik turun yang ekstrem, butuh skill mengemudi khusus.

Kalo mau kesini, mending pake motor yang masih waras. Kalo bisa, pake motor laki yang tenaganya gede buat nanjak.

parkir motor candi ijo sleman
Lokasi Parkir Motor, cukup luas dengan pemandangan yang mantap!

Jalur ini ternyata masih bisa dilewati mobil.  Tau gitu mending tadi pake mobil. Tapi setelah dipikir-pikir kurang asik juga kalo pake mobil, pemandangan di sekitar jalur penanjakan cukup oke dilihat pas pake motor.

Parkir mobil candi ijo sleman yogyakarta
Ternyata bisa parkir mobil juga.

Sejarah Candi Ijo

Candi Ijo terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Candi ini berada lereng barat sebuah bukit yang masih merupakan bagian perbukitan Batur Agung, kira-kira sekitar 4 kilometer arah tenggara Candi Ratu Boko [Wikipedia].

pemandangan dari tempat parkir Candi Ijo
Pemandangan dari tempat parkir Candi Ijo

Candi Ijo adalah sebuah kompleks percandian bercorak Hindu, berada 4 kilometer arah tenggara dari Candi Ratu Boko atau kita-kira 18 kilometer di sebelah timur kota Yogyakarta. Candi ini diperkirakan dibangun antara kurun abad ke-10 sampai dengan ke-11 Masehi pada saat zaman Kerajaan Medang periode Mataram [Wikipedia].

pemandangan candi ijo atas bukit sleman yogyakarta
Mantap kan?

Penyebutan nama candi “Ijo” yang berarti hijau untuk pertama kalinya dikenal dalam Prasasti Poh (906 Masehi). Dalam prasasti tersebut tertulis tentang ada seseorang hadirin yang datang ke salah satu upacara adat yang berasal dari desa “Hwang Hijo”. Jika benar demikian, maka candi ini sudah berumur 1100 tahun hingga 2006 lalu.

candi-ijo_sleman_yogyakarta3
Suasana Candi Ijo pada sore hari yang letaknya di atas bukit

Biaya Masuk

Agak kaget sih pas sampe sini. Ternyata Candi Ijo masih belum ditarikin duit masuk. Padahal pemandangan dan kondisi Candinya bagus. Paling cuma ngeluarin biaya parkir motor aja Rp. 2000.

pemandan candi ijo sunset sore hari sleman yogyakarta
Selonjoran sambil nonton sunset, tenang seperti bebas dari hutang..

Jadi kalo kalian lagi di Yogya dan budget terbatas tapi mau liat sunset, bisa ke Candi Ijo ini. Ketika saya kesana sih udah mulai rame. Karena musim kemarau, rumputnya jadi kering. Tapi masih layak lah buat tempat cuci mata.

~  Tamat ~

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s