Catatan Mudik 2015 #2 – Gowes Pagi & Halal Bi Halal di Merapi Resto

Setelah lelahnya perjalanan berangkat mudik. Saya dan istri mencoba menjelajah santai sekitar desa. Walaupun capek, saya dan istri masih tetap semangat menikmati liburan mudik.

Waktu saya kecil, setiap pulang mudik selalu bersepeda keliling desa. Suasananya sangat mendukung untuk bersepeda. Lalu-lintasnya gak padat dan belum banyak polusi. Kalo udara sih gak terlalu dingin, cuma masih seger aja buat gowes sepeda.

mudi-2015-klaten-bersinar
Suasana yang asri, cocok buat syuting FTV

Karena istri saya termasuk anak kota bangets, maka pada pagi itu saya ngajak dia keliling desa. Maksudnya biar ada pengalaman gitu dan nunjukin bahwa betapa masih enaknya lingkungan di desa.

Di kanan-dan kiri terbentang sawah dari yang hijau sampai yang mau menguning. Para petani sudah mulai membajak sawah. Ibu-ibu petani juga sudah bergerak menanam padi.

Selama gowes sepeda, gak sedikit warga yang melirik kami. Mungkin penampilan kami keliatan banget anak “kotanya”.

mudik-2015-klaten-bersinar-gowes-bersepeda-pagi
Gowes sepeda pagi-pagi paling enak kalo suasananya kayak gini

“nuwun sewu.. (permisi)” ucap saya jika lewat di depan warga. “Monggo-monggo.. (silahkan)” balas mereka dengan senyum.

Ya, di desa saya ini masih penuh dengan adat dan tatakrama yang sopan. Ketika melintas di suatu wilayah dan kebetulan ada banyak warga sedang kumpul / ngobrol di depan rumahnya, mereka pasti akan melirik.

Kewajiban kami hanya cukup ucapkan permisi dan mereka akan membalasnya dengan senyuman ramah.

Halal bi Halal Dengan Keluarga Besar

Sungkeman dengan keluarga besar adalah hal yang wajib dan menjadi tradisi di keluarga saya. Biasanya setelah sholat Ied, semua anggota keluarga dari cucu, cicit sampe mbah buyut semuanya sungkeman.

Tradisi itu udah biasa, namun yang tidak biasa pada tahun ini adalah ada acara makan besar lagi di luar rumah.

Hal itu kejadian karena saya, ibu dan istri saya punya tanggal lahir di bulan yang sama. Yaudah dong, semuanya jadi pada nagih minta traktir gitu. Akhirnya nemu tempat yang cocok buat makan bersama keluarga besar.

Tempatnya di Merapi Resto Klaten. Awalnya sepupu saya yang cari tempat.Β  Harus booking dulu, karena pas lebaran pasti banyak yang mau makan bareng keluarga.

merapi-resto-klaten-bersinar
Habis puasa ramadhan, bales dendamnya di sini.

Rasa makanannya lumayan, tempatnya juga nyaman banget. Pemandangan dikelilingi persawahan. Ada gazebo-gazebo gitu buat tempat makannya. Tempat parkir juga cukup luas buat mobil atau motor.

Yah, pokoknya pas lah tempatnya buat makan bareng keluarga. Ini pertama kalinyaΒ  keluarga besar “yang jarang jajan” ini makan di resto. Biasanya cuma di emperan warung semacam sate tongseng, bakso, bakmi / nasi goreng gitu.

merapi-resto-klaten-3
adik dan para sepupu, sumringah diajak makan enak

Gak sampe 25 menit makanan dihidangkan, semuanya ludes abis. Sepertinya ini memang tempat pembantaian yang cocok buat yang abis puasa ramadhan sebulan penuh. hehe..

Bersambung ke: Catatan Mudik 2015 #3 – Menikmati Sunset Candi Ijo Sleman

 

Advertisements

8 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s